Dengan alasan mencegah korupsi ,suap dan sejenisnya , slalu yg didengungkan kenaikan gaji atau istilah kerennya meningkatkan kesejahteraan.Tapi benarkah kenaikan gaji bisa mencegah korupsi atau suap?
Yang dikorupsi/suap bisa sampai milyaran , jadi masalah sebenarnya adalah kepuasan.Kalo gua bilang sih , korupsi semacam “penyakit jiwa “, yg tidak bisa dihilangkan dengan “menyuapnya” secara resmi ,apalagi dengan jumlah yg tidak bisa memuaskan nafsu si pasien.Itu sama saja kita memberi maling sedikit uang , untuk mencegah si maling merampok habis harta kita…!!!!
no offense
Komentar Terakhir